Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, Februari 08, 2021

Cara Mandi Bagi SENIOR, Usia diatas 50 Tahun

Cara Mandi Bagi SENIOR, 
Usia diatas 50 Tahun

Pertama:

●Pada waktu masuk Kamar Mandi sebaiknya *Pintu kamar mandi nya tidak diKunci*.
Agar jika anda terjatuh or alami serangan jantung, stroke, segera mendapat pertolongan.

●Kasih petunjuk bahwa Kamar Mandi *sedang "DIPAKAI".*

●Masuk ke Kamar Mandi *tidak tergesa-gesa, tetap menjaga keseimbangan tubuh.*

Kedua:

*●Tidak memakai Sendal Usang & Licin yg rawan terpeleset* ketika masuk Kamar Mandi.

*●Jika lantai kamar mandi licin terkena air sabun, segera guyur* lantai itu supaya tidak licin.

Ketiga:

*●Ketika melepas celana atau memakai celana setelah selesai mandi, hendaknya Berpegang pada dinding kamar mandi*
untuk menghindari kehilangan keseimbangan.

Keempat:

*●Jika mandinya harus duduk, Jangan gunakan Kursi Plastik.* Karena kaki kursi plastik mudah slip sehingga bisa terjatuh.

Kelima:

*●Cara Mandi yg benar, harus berurutan dari bawah ke atas.*
Jangan terbalik dari atas ke bawah, karena rawan terkena serangan jantung dan stroke !!

●Pertama *Siramlah bagian Telapak Kaki dulu.*

●Kemudian berturut turut siram bagian *Betis, bagian Paha, bagian Perut & bagian Pundak.*

●Setelah itu *Berhenti sejenak sekitar 5 sampai 10 detik.*
Saat itu kita akan *merasakan seperti uap atau angin keluar dari ubun-ubun,* bahkan terasa merinding pada tubuh.

*●Setelah itu baru dilanjutkan mandi seperti biasa....*
( Cara demikian diperkuat oleh Penelitian Dokter & Praktisi Chi kung ).

*●Pola Mandi seperti itu baik bagi semua umur.*

*●Terutama bagi orang yg mempunyai Penyakit :*

"Diabetes,
Hipertensi,
Kolestrol,
Migran".

Keenam:

*●Jika mau Berenang, sebaiknya Jangan langsung Menyelam;* tapi lakukan juga tahapan seperti Pola Mandi di atas.

Ketujuh:

*●Kalau baru tiba dari bepergian jauh, kemudian setelah beristirahat sejenak mau Mandi;*

*●Sebaiknya Tidak memakai Air Dingin, tapi gunakan Air Hangat.*

Karena jika setelah selesai
Mandi Air Dingin bisa kedinginan, dan nafasnya menjadi tersengal-sengal.

*●Hal ini berisiko bagi Penderita Sakit Jantung.*

_*Semoga bermanfaat. 🙏*_

*Silahkan diinfokan ke ortu - family - kerabat, juga bisa disimpan, berguna utk usia 50 keatas*......

Source: WA

Kamis, Desember 17, 2015

TIPS NAIK ANGKOT YANG AMAN BUAT PEREMPUAN



TIPS NAIK ANGKOT YANG AMAN BUAT PEREMPUAN
1. waktu mau naik angkot peganglah pintunya dan naik pelan – pelan jangan sok manja pake minta ditolongin sopirnya, okeee…….
2. kalau sopirnya nanya “mau kemana mbak” jangan dijawab “mau ke hatimu”
( bikin sopir galau saja….. )
3. agar tidak BT dlm perjalanan mainlah facebook tapi jangan sampai ngajak sopirnya foto bareng, apalagi pake di upload ke …facebook…….
4. naik angkot tidak perlu dandan yg cantik dan berharap ketemu sopir ganteng, soalnya cuma di sinetron saja kita bisa menemukan sopir angkot yg ganteng……..
5. kalau sudah hampir sampai tujuan bilanglah “kiri pir….” jangan bilang “kiri beib….”
( inget lo ya…….. )
6. sepenuh apapun angkotnya jangan duduk di pangkuan supir
( pokoknya jangan……. )
7. yg terakhir dan terpenting kalau menerima uang kembalian, terima aja, tidak usah pakai cium tangan segala

Semoga Bermanfaat...

Source : Suatu Catatan untuk Berbagi ..wordpress.com


Kamis, Agustus 13, 2015

Ini Tips Hidup di Jakarta dengan Gaji Rp2 Juta


Kota Jakarta masih merupakan tujuan utama dari banyak masyarakat Indonesia untuk mengadu nasib atau mencari nafkah. Bukan hanya karena banyaknya lapangan pekerjaan yang tersedia, tetapi karena juga tawaran gaji yang rata-rata lebih tinggi dari daerah lain terutama di pulau Jawa.

Akan tetapi kenyataannya, hidup di daerah khusus ibukota Jakarta tidak semudah yang dibanyangkan. Walaupun gaji yang ditawarkan termasuk besar, biaya hidup di Jakarta tidaklah murah. Termasuk bagi pendatang baru yang akan memulai karier dengan gaji yang pas-pasan.

Hidup di Jakarta bisa jadi mahal karena Anda berpikir demikian. Sebenarnya Anda bisa mendapatkan hidup yang layak dengan pendapatan per bulan sebanyak dua juta rupiah. Memang kata ‘layak’ bersifat relatif, akan tetapi kami akan membahas kehidupan layak secara umum bagi para perantau atau pendatang yang baru akan memulai perjalanan karirnya di Jakarta. Langsung saja simak bahasannya berikut ini.

1. Tempat Tinggal (Rp 450.000,-/bulan)

Salah satu dari tiga aspek penting kebutuhan primer adalah tempat tinggal. Banyak pilihan tempat tinggal yang bisa kamu dapatkan di Jakarta seperti kost, apartemen, atau juga kontrakan. Jika Anda tinggal sendiri sebaiknya Anda memilih kost karena sesuai dengan kebutuhan Anda. Tetapi jika Anda berencana untuk tinggal bersama rekan, Anda bisa memilih apartement atau kontrakan yang biaya sewanya bisa Anda bagi bersama rekan tersebut. Usahakan biaya sewa tempat tinggal Anda tidak lebih dari 450 ribu.

2. Makanan (Rp 750.000,-/bulan)

Kebutuhan primer yang kedua adalah kebutuhan pangan Anda. Harga makanan di Jakarta sebenarnya masih sangat terjangkau asal Anda tidak pilih-pilih makanan. Tanamkan pengertian ‘makan untuk hidup’ di pikiran Anda. Anda bisa memenuhi kebutuhan ini dengan anggaran sekitar 750 ribu setiap bulannya. Anggaran tersebut berlaku dengan perhitungan sehari Anda mengeluarkan 25 ribu. Hal tersebut masih masuk akal bagi Anda yang lebih memilih untuk makan di luar karena apabila Anda memilih untuk membuat makanan Anda sendiri setiap harinya, angka tersebut bisa Anda tekan lagi.

3. Transportasi (Rp 175.000,-/bulan)

Jakarta adalah sebuah kota yang besar, oleh karena itu kebutuhan transportasi sangatlah penting. Tetapi tidak usah khawatir bagi Anda yang belum memiliki kendaraan pribadi karena ada banyak jenis angkutan umum di Jakarta dengan berbagai rute yang bisa mengantar Anda ke semua tempat tujuan Anda. Pilihan yang paling ekonomis adalah dengan menggunakan Transjakarta. Dengan tarif yang sangat terjangkau, yaitu Rp 3.500, bisa mengantar Anda dari tempat tinggal ke tempat kerja Anda. Keuntungan lain dari Transjakarta adalah mereka hanya menarik satu tarif ke semua jurusan. Jadi Anda tidak perlu takut jika Anda harus melakukan transit atau berganti koridor.
Tidak hanya Tansjakarta saja, pada umumnya semua jenis angkutan umum di Jakarta masih relatif murah. Anda juga bisa mengakali anggara transportasi tersebut dengan cara mencari tempat tinggal yang dekat dengan tempat Anda bekerja.

4. Kebutuhan Bulanan (Rp 150.000,-/bulan)

Kebutuhan bulanan di sini meliputi berbagai keperluan Anda dalam sebulan seperti sabun, sampo, deodorant, kopi/teh, pasta gigi, gula, dan yang lainnya. Memang kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Akan tetapi kami sarankan untuk rencana keuangan Anda pada sektor ini dianggarkan sebesar 150 ribu per bulannya karena angka tersebut dirasa sudah cukup memenuhi.

5. Keperluan Sosial (Rp 50.000,-/bulan)

Karena manusia adalah makhluk sosial, maka kebutuhan berkomunikasi sebaiknya tidak dikesampingkan meskipun Anda sedang melakukan pengiritan. Komunikasi yang dimaksudkan di sini adalah berupa komunikasi dengan ponsel. Berkomunikasi dengan orang lain bisa bermanfaat juga untuk pekerjaan Anda karena memiliki banyak teman bisa membantu Anda meraih kesuksesan. Usahakan untuk memilih provider yang menyediakan banyak kemudahan komunikasi Anda.

6. Refreshing (Rp 150.000,-/bulan)

Memang sedikit terdengar seperti sebuah pemborosan, tetapi menjernihkan kembali pikiran Anda dari rutinitas pekerjaan memang perlu. Boleh saja memanjakan diri sendiri sekali-kali untuk menghilangkan penat. Dengan menyisihkan uang sebesar 150 ribu Anda bisa membeli makanan enak, beli baju baru, atau jika Anda tidak menghendaki Anda bisa menyimpan uangnya untuk ditabung.

7. Tabungan (Rp 225.000,-/bulan)

Selalu ingat sisihkan uang Anda untuk keperluan di masa mendatang. Simpan uang Anda sebagai pertolongan di saat darurat. Selain itu, menabung juga bermanfaat baik untuk masa depan Anda karena uang tabungan tersebut bisa Anda gunakan untuk berinvestasi agar uang Anda berlipat lebih banyak lagi yang berarti sangat baik bagi kesejahteraan Anda.

8. Sedekah (50.000,-/bulan)

Jangan lupa untuk membantu sesama dengan melakukan sedekah. Sedekah mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan rohani Anda. Selain itu sedekah juga akan membawa berkah lebih banyak untuk Anda.

Source : http://www.suara.com

Cara Menabung dengan Penghasilan di Bawah Dua Juta

Semua orang mengetahui bahwa menabung adalah sebuah hal yang sangat bermanfaat bagi hidup. Akan tetapi tidak banyak yang bisa melakukannya oleh sebab berbagai macam alasan. Alasan yang paling sering muncul adalah karena penghasilan yang pas-pasan yang habis untuk memenuhi kebutuhan pribadi sehingga tidak ada sisa untuk ditabung.
Sebenarnya sangat mudah untuk mengatasi masalah itu, kami telah menghadirkan beberapa tips menabung yang bisa Anda ikuti terutama bagi Anda yang memiliki penghasilan kurang dari dua juta per bulan.
Langsung saja kita simak apa saja tipsnya.

1. Miliki Dua Rekening Tabungan Atau Lebih

Kenapa memiliki dua rekening tabungan dapat membantu Anda menabung? Anda bisa mengakali keinginan Anda untuk berbelanja dengan menggunakan dua rekening tabungan. Rekening tabungan yang pertama dan yang utama bisa Anda gunakan untuk menerima gaji dan melakukan bermacam-macam transaksi. Untuk yang kedua, usahakan bank yang Anda gunakan tidak menarik potongan, dan juga jangan membuat kartu ATM untuk rekening tersebut. Dengan begitu, Anda bisa menghindari keinginan untuk menghabiskan uang yang Anda miliki.

2. Buat Anggaran Pribadi

Buatlah rencana keuangan Anda pribadi. Misalnya, belanjakan uang Anda hanya 50% dari total gaji. Besarnya nominal tersebut dapat Anda atur sesuai dengan kebutuhan Anda. Nominal tersebut tidak perlu besar, yang terpenting adalah Anda rutin menabung uang Anda. Boleh saja Anda menyisihkan sebanyak 10% dari gaji Anda, asal jangan pernah membelanjakan uang tabungan Anda kecuali untuk keadaan yang sifatnya darurat.

3. Daftarkan Diri dalam Asuransi Kelas Menengah

Asuransikan kesehatan Anda dengan asuransi kelas menengah. Selain uang yang harus Anda setorkan setiap bulannya tidak terlalu besar, Anda juga bisa terhindar dari tagihan Rumah Sakit yang besar ketika Anda sakit. Kemudian, pilih produk asuransi yang memperbolehkan Anda mendapatkan kembali uang Anda ketika Anda tidak mengajukan klaim dalam waktu tertentu karena hal tersebut juga termasuk ke dalam kegiatan menabung dan mau tak mau Anda harus membayar tabungan Anda sendiri tiap bulannya.

4. Adakan Arisan Bersama Teman

Berkumpul bersama teman akan menjadi lebih bermanfaat ketika Anda dan teman-teman Anda mengadakan arisan karena arisan masih merupakan bagian dari menabung. Tentukan berapa nominal iuran sesuai dengan kemampuan Anda dan pastikan sistem arisan yang kalian adakan jelas.

5. Investasi Kecil-Kecilan

Investasi adalah hal yang akan sangat membantu Anda di kemudian hari. Bagi Anda yang memiliki penghasilan di bawah dua juta pun masih bisa melakukan investasi dengan berinvestasi emas. Selain harganya yang relatif stabil, pembayaran emas dengan cara mencicil adalah sebuah kemudahan yang sayang sekali untuk dilewatkan.

6. Hindari Kartu Kredit

Memang benar kartu kredit memberikan banyak keuntungan bagi para pemegangnya. Tetapi faktanya, kartu kredit lebih sering membuat penggunanya terbawa suasana dan membeli barang-barang yang mungkin tidak terlalu bermanfaat. Berbelanja menggunakan kartu kredit sama saja dengan berbelanja menggunakan uang yang tidak Anda miliki, dan hal tersebut bukanlah hal yang baik bagi Anda.

7. Ubah Kebiasaan

Bagi Anda yang masih sering melakukan kegiatan berkumpul bersama teman-teman, sebisa mungkin kurangi kebiasaan tersebut, atau Anda tetap bisa berkumpul dengan teman-teman Anda namun dengan interval waktu yang cukup lama. Dan ketika Anda akan berkumpul, Anda bisa memeriksa via internet tempat mana yang sedang mengadakan promo atau memberikan potongan harga pada pelanggannya.

8. Buat Skala Prioritas Belanja Bulanan

Tidak jauh berbeda dengan poin nomor dua. Membuat skala prioritas akan sangat membantu Anda mengendalikan pengeluaran setiap bulannya. Anda bisa menetapkan, pada awal bulan, mengenai apa saja yang harus dibeli untuk satu bulan ke depan. Kemudian, simpan setiap bukti belanja atau struk Anda agar Anda tetap dapat mengendalikan keuangan Anda dan Anda akan menjadi lebih disiplin dalam menggunakan uang Anda.

Dengan Kemauan yang Kuat, Semua Pasti Bisa

Tidak sulit bukan? Anda masih punya kesempatan untuk menabung dengan gaji di bawah dua juta rupiah. Yang terpenting bukanlah jumlah gaji yang Anda terima tiap bulannya, melainkan niat dan kemauan Anda untuk menabung. Paksa diri Anda untuk menabung karena menabung tidak memiliki dampak negatif pada kehidupan Anda. Memang mungkin akan terasa sulit pada awalnya, akan tetapi nanti pada akhirnya Andalah yang merasakan manisnya buah yang Anda tanam.

Source : http://www.suara.com